perusahaan penyedia jasa tenaga kerja

Perusahaan Penyedia Jasa Tenaga Kerja

Buana Sinergi sebagai perusahaan yang berlegalitas resmi dalam hal untuk membangun SDM yang kompeten untuk di tempatkan di perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja untuk meningkatkan produktivitas usahanya. Tentu bagi kami tidak lah asl-asalan dalam membangun ini, karena misi kami membangun SDM Indonesia yang kompeten, jadi tak perlu lah perusahaan meng hiring orang – orang asing, orang lokal banyak kok yang kompeten tapi yang kurang selama ini tidak ada lembaga atau perusahaan yang mewadahi para SDM ini untuk menunjukkan skill kompetensi nya.

Jenis pekerjaan yang bisa di-outsource hanya pekerjaan yang non-core atau bukan pekerjaan yang utama. Sedang yang dapat menentukan mana pekerjaan utama atau bukan pekerjaan utana adalah perusahaan itu sendiri.

Bersama tim manajemen perusahaan dapat menentukan dan membuat surat keputusan mengenai mana pekerjaan yang dianggap utama dan mana yang bukan utama. Ketentuan ini dapat ditinjau kembali secara berkala sesuai dengan kebutuhannya.

Perlu diingat bahwa walaupun perusahaan mempunyai kewenangan untuk menentukan hal di atas, bukan berarti perusahaan dapat semena-mena dalam menentukan pekerjaan yang dapat di-outsource. Jangan hanya mempertimbangkan penghematan dari segi biaya saja, tapi melupakan pengembangan sumber daya manusia untuk membangun perusahaan. Outsourcing benar-benar hanya ditujukan untuk membantu kelancaran operasional sesuai kebutuhan.

perusahaan penyedia jasa tenaga kerja

Contoh pekerjaan yang bisa di-outsource antara lain:

● Usaha pelayanan kebersihan (cleaning service)

● Usaha penyediaan makanan (catering)

● Usaha tenaga pengamanan (security atau satpam)

● Usaha angkutan karyawan

● Usaha jasa penunjanh di sektor perbankan, misalnya: call canter, receptionis, data entry, IT, penjualan

● Usaha jasa penunjanh di sektor telekomunikasi, misalnya: IT, call canter, penjualan, data entry

● Usaha di bidang rekayasa (engineering), misalnya: product development, technology development

● Usaha di bidang SDM (human resources), misalnya: linier programing, job design, strategic staffing

● Usaha di bidang (finance), misalnua: portfolio management, capital budgeting, relevan cost

● Usaha di bidang komunikasi (public relation), misalnya: majalah internal, web maintenance

● Usaha di bidang CSR

untuk info layanan kami silahkan klik link ini

Hubungan kerja karyawan Buana Sinergi berbentuk Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), atau Perjanjian Waktu Tidak Tertentu (PKWTT). Perjanjian kerja dengan perusahaan pemborongan pekerjaan diatur secara tertulis.

bagi para jobseeker atau perusahaan harus memperhatikan kontrak ini, jangan asal tanda tangan. Karena jika bentuk perjanjian kerjanya tidak seperti yang diatur diatas, maka demi hukum hubungan kerja karyawan outsource beralih dengan perusahaan pemberi pekerjaan (PKWT atau PKWTT).

Hendaknya perusahaan pemberi kerja atau pengguna tidak terikat karyawan outsource tersebut secara langsung. Artinya, jangan menunjuk secara langsung pekerjaan hanya dapat dilakukan oleh karyawan outsource tertentu. Hal ini untuk menghindari adanya risiko diperpanjangnya kontrak karyawan tersebut yang melebihi dari peraturan yang berlaku sehingga mengakibatkan risiko hubungan kerja beralih ke perusahaan pemberi kerja atau pengguna. Lebih baik dan aman dari segi hukum adalah mendapatkan suatu standar pelayanan untuk pekerjaan tertentu sehingga siapa pun yang mengerjakannya akan mendapatkan hasil kerja yang sama.

Permasalahan yang sering terjadi di lapangan pada saat ini adalah maraknya demo yang dilakukan oleh karyawan dan serikat pekerja yang menolak keberadaan outsourcing. Outsourcing dianggap sebagai perbudakan gaya baru. Yang menjadi persoalan dalam masalah ini adalah bentuk hubungan kerja yang hanya sebentar sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku, yaitu maksimum 5 tahun.

Seharusnya, bagi negara Indonesia yang begitu banyak jumlah penganggurannya outsourcing adalah salah satu alternatif perluasan kesempatan kerja dan mengurangi penganggutan. Lagipula, tidak semua pekerjaan bisa dilakukan secara terus-menerus.

Contoh-contoh masalah yang terjadi di lapangan:

● Dilibatkannya Perusahaan Pemberi Pekerjaan oleh pekerja kontraktor/vendor dalam perselisihan hubungan industrial mereka. Seharusnya, hal ini ditangani langsung oleh kontraktor atau perusahaan outsourcing.

● Ikut campurnya oknum karyawan Pemberi Pekerjaan dalam penentuan pemilihan pekerja kontraktor/vendor secara langsung. Dalam hal ini rekrutmen dan penempatan bukan berdasarkan kemampuan, melakukan koneksi, sehingga kemungkinan karyawan tersebut tidak memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

● Terlibatnya Perusahaan Pemberi Pekerjaan (oknum karyawan) dalam penentuan remunerasi kontraktor atau vendor. Disini akan timbul masalah karena harga proyek atau management fee tidak kompetetif.

● Proteksi kedaerahan pekerja lokal yang berlebihan. Ada paksaan menerima tetapi tidak kompeten.

● Penyelesaian perselisihan hubungan industrial dicampuradukan dengan masalah sosial.

● Pemaksaan penyelesaian masalah perburuan dengan cara politis.

● Kurangnya antisipasi kemungkinan terjadinya perselisihan.

● Dalam kontrak dokument tidak secara dokumen tidak secara tegas diatur ruang lingkup pekerjaan, atau berapa lama waktu yang diperlukan, sehingga bisa menimbulkan konflik.

Dampak penolakan:

● Berkurangnya kesempatan untuk memperluas kesempatan kerja dan mengurangi pengangguran.

● Perusahaan kecil akan kehilangan kesempatan untuk berusaha karena semua kegiatan industri akan dipusatkan di perusahaan induk dan dilakukan sendiri.

● Berkurangnua kesempatan kerja karena perusahaan harus menggunakan teknologi tunggi unfuk meningkatkan efesiensi.

● Hambatan terhadap perkembangan ekonomi secara nasional karena investor dari luar negeri akan melakulan investasi ke negata lain. Contoh negara yang banyak mendapat berkah dari BPO adalah India dan China.

● Kondisi negara kita yang angka penganggurannya tinggi memerlhkan perkejaan yang dapat menampung jumlah pekerja yang banyak.

● Berkurangnya kesempatan kerja atau magang bagi para lulusan baru.

atas permasalahan tersebut, Buana Sinergi berkomitmen untuk tidak hanya sekedar memberi lapangan pekerjaan bagi para “jobless” tapi membina, mendevlop kemampuan pekerja, sehingga dalam 5 tahun kemampuannya berkembang dan bisa menjadi karyawan tetap di perusahaan/mitra yang telah kami tempatkan.

bagi jobseeker yang tertarik bergabung dan berkembang bersama Buana Sinergi, silahkan kunjungi link ini

Jika kamu perwakilan yang sedang mencari rekan perusahaan outsourcing, feel free to ask kepada tim kami dengan mengisi kolom di bawah ini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *