Training Business Contingency Plan

training business contingency plan

Business Contingency Plan yaitu memperhitungkan risiko-risiko yang kemungkinan dapat terjadi, Perencanaan strategis yang proaktif menhadapi kejadian atau peristiwa sangat diperlukan dalam menjamin keberlangsungan bisnis serta reputasi perusahaan atau organisasi.

Mengapa seluruh perusahaan penting memiliki Business Contingency Plan ?
Contingency plan sangat berguna untuk mengantisipasi bila terjadinya hal-hal yang mengakibatkan terhentinya kegiatan organisasi, dari berbagai risiko mungkin benar-benar terjadi dimulai dari gangguan teknis (misalnya: kehilangan data) sampai peristiwa alam (misalnya: wabah pandemi virus covid-19, banjir, gempa bumi, dan sebagainya). Karena itu, setiap organisasi perlu menyusun rencana kontingensi yang efektif agar siap menghadapi berbagai kejadian yang merugikan.

Maka dari itu Buana Sinergi menyelenggarakan pelatihan Business Contingency Plan. Fokus dari kelas BCP ini adalah dasar -dasar proses pembuatan Contigency Plan kepada para peserta pelatihan agar setelah mengikuti pelatiha merekandapat membuat, memelihara dan mengopersasikan contingency plan dengan baik dan benar, mulai dari risiko yang kemungkinan terjadi, mengindentifikasi risiko-risiko yang akan dihadapi pada keadaan tertentu serta bagaimana memitigasi risiko yang dapat berdampak pada operasional melalui suatu persncanaan sebagai dasar dari suatu action dalam keadaan darurat.

Tahap Dasar Business Contingency Plan

business contingency plan
tahapan dasar business contingency plan

Identifikasi

mengutip dari Kompas.com bahwa hampir seluruh sektor terdampak, tak hanya kesehatan. Sektor ekonomi juga mengalami dampak serius akibat pandemi virus corona. Pembatasan aktivitas masyarakat berpengaruh pada aktivitas bisnis yang kemudian berimbas pada perekonomian.  Laporan Badan Pusat Statistik (BPS) Agustus ini menyebut bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2020 minus 5,32 persen. Sebelumnya, pada kuartal I 2020, BPS melaporkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya tumbuh sebesar 2,97 persen, turun jauh dari pertumbuhan sebesar 5,02 persen pada periode yang sama 2019 lalu. Kinerja ekonomi yang melemah ini turut pula berdampak pada situasi ketenagakerjaan di Indonesia. SMERU Research Institute, lembaga independen yang melakukan penelitian dan kajian publik, pada Agustus 2020 merilis catatan kebijakan mereka yang berjudul “Mengantisipasi Potensi Dampak Krisis Akibat Pandemi COVID-19 terhadap Sektor Ketenagakerjaan”.  

Antisipasi

Ingatkah anda dengan jargon pemerintah yang sempat gencar di iklankan ” Lebih baik mencegah daripada mengobati ” tentu hal ini tak terkecuali di sebuah perusahaan atau organisasi. contohnya di masa pandemi ini langkah tindakan perusahaan untuk melindungi karyawannya dengan menggunakan sistem “work form home” .

Menentukan strategi

Penyebaran covid-19 yang cepat memang merubah interaksi antara bisnis dan pelanggan. Banyak bisnis mulai merasa penurunan penjualan yang drastis atau bahkan tidak memiliki pelanggan sama sekali karena pelanggan sudah mulai beraktivitas di rumah mereka masing-masing. Tetapi, keberlanjutan bisnis harus tetap dilakukan agar bisnis dapat dipertahankan. Mempertahankan bisnis yang berarti juga memperjuangkan penjualan selama wabah Virus Corona memang tidak mudah. Banyak yang bertanya-tanya bagaimana bisnis menjual produk di minggu atau bulan mendatang. Kami juga menyelenggarakan pelatihan strategi penjualan di masa pandemi, untuk mengetahui jadwal pelatihan dapat anda temukan di link ini

business contingency plan

Implementasi strategi yang di pilih

Untuk mengimplementasikan strategi Business Contingency Plan, gabungkan semua informasi yang diperoleh dari langkah langkah sebelumnya. Siapkan respon untuk beberapa skenario tingkat keparahan pandemi yang berbeda:
• pandemi ringan/sedang
• pandemi berat
Pertimbangkan tingkat keparahan yang berbeda yang mungkin diakibatkan pandemi, rencana keberlangsungan harus
memperkirakan beberapa skema operasi; mulai dari aktivitas rutin hingga model khusus/darurat, bahkan sampai pada penghentian sementara kegiatan usaha. Pertegas tindakan yang diperlukan untuk kesiapsiagaan, respon dan pemulihan dari kondisi darurat.

Uji dan Perbaiki

Lakukan pengkajian dan pengujian terhadap Business Contingency Plan. Lakukan kajian rencana secara berkala untuk memastikan bahwa permasalahan dan solusi yang telah diidentifikasi masih sesuai.
Perbaiki prosedur dan praktekpraktek yang sudah tidak sesuai lagi dan perbaharui daftar
kontak.
• Apakah ada sesuatu yang terlewat?
• Apakah rencana bisa dipraktekkan?
• Apakah pekerja menyadari peranan mereka?
• Seberapa besar kemungkinan aktivitas kunci atau lingkungan perusahaan akan berubah?
• Adakah kemungkinan muncul risiko baru? Apakah sudah diantisipasi dalam rencana
tersebut?

Agenda Materi kelas Business Contingency Plan

training business

Agenda materi pelatihan ini kami maksimalkan dalam waktu 2 hari dan kami menyelenggarakan setiap bulannya, terus ikuti jadwal dan info pelatihan di media sosial Buana Sinergi agar kamu tidak tertinggal info dari kami.

Penutup

business contingency plan

Materi serta pelatihan Business Contigency Plan dibawah ini dirancang agar mudah difahami dan di aplikasikan dalam sebuah perusahaan maupun organisasi, sehingga dapat diikuti semua kalangan, yang materinya serta metoda pelatihannya di buat sedemikian rupa agar memilik bekal pengetahuan dan ketrampilan untuk diterapkan dan diharapkan akan dapat merubah budaya serta kinerja perusahaan yang lebih produktif dan menumbuhkan budaya positif didalam lingkungan kerja persuhaan, khususnya pengelolaan organisasi atau perusahaan dalam keadaan darurat.

Untuk pendaftaran pelatihan Business Contingency Plan silahkan klik link ini. Tentu Buana Sinergi sangat terbuka bagi perusahaan atau organisasi yang ingin mengundang tim kami untuk menyelenggarakan pelatihan khusus dengan mingirimkan permintaan kebutuhan pelatihan perusahaan anda melalui email marketing@buanasinergi.com atau mengisi formulir di bawah ini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *